7 Cara Jitu Mengendarai Mobil Matic Agar Irit BBM

Advertisement
advertisement


Cara menyetir Mobil Matic - Mobil dengan jenis transmisi otomatis atau yang dikenal juga dengan sebutan mobil matic saat ini telah ramai dipilih oleh konsumen mobil di Indonesia. Alasan kepraktisan dan kemudahan saat mengemudi menjadi alasan mengapa banyak orang mulai meninggalkan mobil dengan transmisi manual ke transmisi otomatis. Memang mudah dan simple dalam penggunaan, namun jenis transmisi ini memiliki kekurangan yaitu lebih boros dalam konsumsi bahan bakar. Oleh karena itu, sebaiknya Anda mengetahui tips mengendarai mobil matic agar irit BBM supaya tetap dapat mengendarai mobil dengan mudah, namun tetap hemat bahan bakar.
cara menyetir mobil matic
Cara Menyetir Mobil Matic agar irit

7 Cara dan Tips Mengendarai Mobil Matic Agar Irit BBM

Betapa tidak, dibandingkan mobil manual, untuk berjalan maju pengemudi hanya perlu menginjak rem, mengoper tuas transmisi ke posisi D, dan mobil dapat langsung bergerak maju. Tetapi untuk mendapatkan efisiensi bahan bakar yang baik, tidak hanya sekedar memindahkan tuas transmisi, banyak cara-cara yang perlu Anda lakukan.

1.     Injak pedal gas dengan perlahan
Tips menyetir mobil matic agar lebih irit konsumsi bahan bakar yang pertama adalah menginjak pedal gas dengan perlahan. Injak pedal gas dengan perlahan, atau diurut. Menginjak pedal gas dengan mendadak dan terlalu dalam akan membuat mesin menghasilkan akselerasi yang  berlebihan. Akselerasi yang berlebihan dan mendadak ini memerlukan suplai bahan bakar yang lebih banyak, karena tenaga yang diperlukan juga butuh banyak, sehingga diperlukan bahan bakar yang lebih banyak untuk dibakar oleh mesin. Apabila terus menerus mengemudi dengan gaya seperti ini, bensin otomatis akan lebih cepat habis.

2.     Jaga putaran mesin (rpm) di posisi rendah
Pastikan ketika anda mengemudi, putaran mesin mobil berada di rentang 2.500 – 3.000 RPM. Angka ini dapat Anda lihat pada tachometer mobil anda dibagian dashboard biasanya terletak disamping speedometer. Pada rentang tersebut, mesin tidak berputar terlalu tinggi namun sudah dapat menghasilkan tenaga yang optimal. Putaran mesin yang terlalu tinggi juga membutuhkan asupan bahan bakar yang lebih besar, sehingga bensin akan lebih cepat habis. Menjaga putaran mesin di rentang yang optimal merupakan salah satu cara mengemudi agar hemat bensin kedua terpenting setelah menjaga injakan pedal gas.

3.     Manfaatkan engine brake dari mesin
Jika Anda berkendara di kondisi jalan yang macet, operlah posisi transmisi Anda ke posisi 1, S, L, atau posisi lain yang menunjukkan posisi rendah. Posisi transmisi ini memungkinkan untuk adanya engine brake pada mesin, sehingga ketika melaju pelan di kemacetan, untuk berhenti cukup dengan enginebrake tanpa perlu rem yang berlebihan. Kecuali ketika mobil berhenti pada waktu yang cukup lama, seperti di lampu merah atau palang perlintasan kereta api, pindahkan transmisi ke posisi N. Hal ini membuat mesin lebih awet karena tidak akan memakan kampas kopling dari mesin cara seperti ini biasanya dilakukan oleh mobil mobil bermuatan berat seperti truk,fuso dan mobil miatan lainnya.

4.     Jaga jarak efektif, jangan rem mendadak
Menjaga jarak antar kendaraan yang cukup akan membuat rem lebih jarang digunakan, dan lebih menghemat kampas rem dan BBM tentunya . Tips menyetir mobil matic yang satu ini caranya adalah ketika kendaraan depan melambat, Anda hanya perlu melepas gas atau mengurangi gas untuk memperlambat laju kendaraan anda. Jika jarak terlalu dekat tentu Anda harus menggunakan rem, dan akan membutuhkan injakan gas yang lebih dalam, mengakibatkan lebih banyak BBM yang dibutuhkan sehingga konsumsi bahan akan menjadi lebih tboros.

5.     Mengemudi dengan kecepatan konstan
Atur kecepatan mobil Anda ketika di jalan tol ataupun jalan raya pada kecepatan konstan. Tidak menaik-turunkan kecepatan apalagi secara mendadak dan cepat, karena tentu membuat Anda lebih sering menginjak-lepas pedal gas. Hal seperti ini akan mengakibatkan asupan bahan bakar lebih deras, sehingga bensin,solar,atau pertamax yang dibutuhkan akan lebih banyak. Pada beberapa mobil untuk segmen menengah ke atas, Cara berkendara agar lebih irit BBM juga dapat dilakukan dengan menggunakan fitur cruise control.

6.     Mengatur penggunaan AC
Kompresor pada AC membutuhkan daya yang cukup besar untuk mendinginkan udara pada kabin mobil. Semakin dingin udara yang diinginkan, daya yang dibutuhkan juga semakin besar. Besarnya daya yang dibutuhkan juga mempengaruhi jumlah bahan bakar yang dihabiskan. Mengatur AC dengan bijak perlu dilakukan supaya kabin tetap dingin namun Anda tetap nyaman di dalam mobil. Tidak mengatur suhu terlalu rendah, mengatur blower pada tingkat 1, atau mengaktifkan fitur auto pada AC mobil jika tersedia adalah hal-hal yang perlu dilakukan untuk mengatur AC dengan bijak.

7.     Gunakan fitur eco-mode atau perhatikan indikator eco-driving
Untuk mobil-mobil keluaran terbaru, dari mobil LGCG seperti Toyota Agya pun saat ini telah dilengkapi dengan eco-drivingindicator. Fitur ini memberikan informasi pada pengemudi apakah gaya berkendara yang dilakukan termasuk hemat bahan bakar atau tidak. Jika pengemudi berkendara dengan cara yang hemat bahan bakar, maka indikator atau panel instrumen sekitar speedometer akan berubah warna menjadi hijau. cara berkendara dengan fitur eco mode ini cukup mudah dilakukan jika sudah terbiasa menyesuaikan gaya mengemudi yang hemat bahan bakar dengan mengontrol injakan gas dan putaran mesin. Baca Juga: Cara mengendarai mobil matic ditanjakan yang macet

Pada segmen mobil yang lebih mahal seperti Toyota Camry dan Nissan Xtrail, kebanyakan telah dilengkapi dengan fitur pilihan mode berkendara. Secara umum ada tiga pilihan berkendara seperti sport, normal, atau eco. Cara kerja dari mode berkendara ini adalah membatasi putaran mesin, respon gas, dan settingan elektronik pada mesin sehingga mengatur performa mesin yang dihasilkan. Jika mode eco diaktifkan, performa mesin akan terasa menurun, karena respon gas akan melambat, putaran RPM dibatasi pada daerah rendah dan menghasilkan tenaga yang kecil namun dengan efisiensi bahan bakar yang besar.

Dapat kita lihat bahwa secara garis besar, tips-tips di atas hanyalah terdiri dari dua prinsip utama. Membatasi asupan BBM ke ruang bakar dilakukan dengan membatasi putaran mesin dan membatasi bukaan gas, baik secara manual ataupun secara elektronik dengan memilih mode berkendara. Sedangkan prinsip kedua adalah mengurangi kebutuhan daya yang tidak diperlukan seperti mengatur penggunaan AC dan memilih posisi transmisi pada posisi yang sesuai. Dengan cara-cara ini, tenaga yang tidak dibutuhkan dapat diminimalisir sehingga tidak ada bahan bakar yang terbuang, karena tenaga yang dihasilkan didapat dari BBM yang dibakar oleh mesin. 

 Baca Juga : 11 Mobil Matic Paling Irit Bertenaga


Demikian tips mengendarai mobil matic agar irit BBM yang dapat Anda coba. Dengan cara-cara diatas, mengemudi mobil akan tetap mudah dan menyenangkan dengan transmisi otomatis, namun tetap dengan efisiensi bahan bakar yang tinggi. Cara manual seperti mengatur jarak efektif, tidak berakselerasi mendadak, dan memacu mobil pada rentang putaran mesin optimum dapat membuat hemat konsumsi bahan bakar. Namun, akan lebih baik jika dipadukan dengan memanfaatkan fitur-fitur yang ada pada mobil Anda jika tersedia, seperti eco-mode, auto-AC, ataupun cruisecontrol. Dengan kombinasi tersebut, tentunya mobil matic Anda akan semakin irit saat dikendarai.
Advertisement
advertisement
7 Cara Jitu Mengendarai Mobil Matic Agar Irit BBM | iim masrifah | 5

0 komentar:

Posting Komentar